Palu (ANTARA News) - Sejumlah pengusaha dari Rusia melirik Sulawesi Tengah untuk dijadikan salah satu tempat berinvestasi di Indonesia.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah Moh Nur Dg Rahmatu di Palu, Rabu, mengatakan bahwa rencana masuknya investor asal Rusia tersebut diketahui dari Kedutaan Besar Rusia yang memberikan informasi kepada Kadin di daerah ini.
"Sore ini pengurus Kadin akan rapat membicarakan kesiapan menerima kedatangan investor Rusia itu. Bagaimana hasilnya nanti kita komunikasikan lagi setelah rapat," kata Nur Rahmatu.
Dia mengatakan, rapat tersebut sekaligus akan membahas rencana pertemuan Kadin dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia sebagai fasilitator dalam pertemuan pengusaha Rusia dengan Kadin tersebut.
Nur mengatakan, rencana pertemuan Kadin dengan Duta Besar Rusia akan berlangsung 28 Februari 2012.
"Tetapi kita belum tahu pasti apakah nanti kedutaan besar yang datang ke Palu atau kami dari Kadin yang akan ke Jakarta," katanya.
Dia mengatakan bahwa pengusaha asal Rusia tersebut tertarik pada investasi pertambangan, pertanian dan perkebunan.
Mantan Ketua DPRD Parigi Moutong itu mengatakan keinginan pengusaha tersebut sesuai dengan kondisi di Sulawesi Tengah khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Peluang yang tersedia di sektor perkebunan, kata Nur Rahmatu, salah satunya di sektor hilir yakni industri pengolahan kakao dan kelapa dalam.
Dua sektor ini, kata Nur, masih terbuka peluang besar bagi pengusaha luar maupun dari dalam negeri karena hingga kini industri hilir tersebut belum tersentuh.
Ke depan industri ini akan tumbuh menyusul selesainya pembangunan pembangkit listrik tenaga air Sulewana yang diperkirakan akan beroperasi tahun ini juga. (T.A055/R007)
Pengusaha Rusia Jajaki Peluang Investasi di Sulteng
COPYRIGHT © 2012

















