Makassar (ANTARA News) - Pemerhati masalah sosial dan politik dari Lembaga Lapismedik, Makassar R Zainuddin mengatakan, semua pihak hendaknya mewaspadai Gerakan 30 September / PKI gaya baru dalam bentuk aksi teror dan sebagainya.

"Meskipun gerakan itu sudah diberangus pada masa Orba, namun itu bisa saja tetap menjadi bahaya laten, sehingga pemerintah dan elemen masyarakat harus tetap waspada," kata Zainuddin di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan, aksi teror yang terjadi di lapangan memiliki kesamaan dengan G30S/PKI yang selalu membuat keresahan, sehingga menciptakan instabilitas keamanan.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, pihak yang berkompeten dalam hal ini pemerintah sebagai pengambil kebijakan, hendaknya dapat mencermati dan mewaspadai kemungkinan kembalinya G30S/PKI gaya baru.

Selain itu, lanjut dia, rawannya instabilitas keamanan juga dapat dipicu karena meningkatnya suhu politik akibat Pilkada di sejumlah daerah di Indonesia.

"Modus itu dapat dilihat ketika menjelang Pilkada di suatu daerah, kondisi rawan konflik gampang terpicu," katanya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Sulsel Karaeng Sioja mengatakan, pihak pemerintah selaku pengambil kebijakan harus melakukan instrospeksi terhadap sistem keamanan dan pengamanan yang dijalankan selama ini.

"Karena boleh jadi, timbulnya kerusuhan, aksi teror fisik dan psikis itu akibat lemahnya sistem pengamanan kita, termasuk upaya pembentukan karakter bangsa," katanya. (T.S036/E001) 

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar