Makassar (ANTARA News) - Pengamat pendidikan Sulsel yang juga Penanggung jawab Program Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk Program Kinerja USAID, Suharto mengatakan, sekolah perlu didorong menciptakan budaya mutu.

"Dalam hal ini pihak masyarakat perlu didorong agar secara aktif mendukung program sekolah dan madrasah," kata Suharto di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, hal tersebut juga perlu didukung pemerintah daerah melalui peningkatan koordinasi dengan masyarakat untuk bersama-sama menyusun program dan penganggaran penjaminan mutu sebagai prioritas utamanya.

Menurut dia, berdasar atas hasil riset dari Diknas Pusat diketahui, sekolah dan madrasah merupakan pihak yang memberikan kontribusi terbesar terhadap proses dan hasil penjaminan mutu dan peningkatan mutu pendidikan.

"Sedangkan masyarakat, penyelenggara pendidikan, dan pemerintah daerah bertugas fasilitasi dalam pelaksanaan penjaminan mutu tersebut," katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, MBS melalui Center for Studies and Development Indonesian Human Intellectual (CORDIAL) untuk Program Kinerja USAID melalukan sosialisasi dan pendampingan serta pemetaaan awal kondisi di wilayah proyek percontohan di sekolah di Bola Soba'e Kabupaten Barru, Sulsel.

Kegiatan tersebut dilakukan pada 60 orang sasaran yang berasal dari perwakilan 20 sekolah mitra, unsur kepala sekolah dan staf keuangan sekolah, peserta lainnya yang merupakan pengawas dan UPTD pada 3 Kecamatan Mitra (Kecamatan Barru, Kecamatan Tanete Rilau dan Kecamatan Soppeng Riaja).

Menurut Suharto, berbagai pengalaman daerah dan sekolah dalam pelaksanaan MBS yang berorientasi pelayanan publik tersebut diharapkan menjadi pelajaran berharga.

"Ini juga dapat menjadi acuan dan pemilihan strategi pendampingan, agar bantuan teknis terkait dengan MBS ini dapat direalisasikan dan mendapatkan hasil sesuai harapan," katanya. (S036/Z003)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar