Majene, Sulbar (ANTARA News) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, saat ini menangani dua pasien penderita gizi buruk dan kini dirawat di perawatan anak dan mendapat penanganan intensif petuga medis.

Kedua pasien tersebut adalah Muhammad Tasrif (6 bulan), warga Galung Paara Kecamatan Banggae dan Muhammad Ansar berusia (1,5 rahun), warga Batu Tako Kecamatan Onang Majene.

"Kami sudah dua bulan berada di rumah sakit, namun hingga kini berat badan anak saya belum normal, baru bisa diizinkan keluar jika telah memiliki berat badan ideal disesuaikan dari usianya," ungkap ibu Tasrif, Bereami saat ditemui di RSUD Majene, Rabu.

Saat ini berat badan Tasrif hanya 4,2 kilogram, padahal idealnya anak seusia Tasrif harus memiliki berat hingga 7 kilogram. Namun, jika berat badannya sudah mencapai enam kilogram, bayi sudah dinyatakan menunjukkan kondisi baik dan sudah dizinkan pulang.

Berbeda dengan Tasrif, Anshar, pasien gizi buruk lainnya mulai dirawat di RSUD Majene empat hari lalu dengan berat 3,9 kilogram justru memperlihatkan kemajuan, sebab saat ini berat badannya sudah mencapai 4,1 kilogram.

"Jika beratnya sudah mencapai 5 kilogram kami mungkin sudah diperbolehkan pulang dan kami bersyukur sebab perkembangan berat badannya semakin membaik," ungkap Rusmiati, ibu Anshar.

Direktur RSUD Majene, Rahmat mengatakan, penderita gizi buruk yang sering ditemukan rata-rata disebabkan oleh keterlambaatan penanganan dan itu berkaitan dengan upaya orang tua anak untuk memeriksakannya ke sarana kesehatan.

"Biasanya, penderita gizi buruk banyak menimbulkan penyakit lainnya sehingga kondisi tersebut yang memperparah kondisi pasien. Beberapa penyakit lain yang sering diderita adalah penyakit pernafasan, penyakit kulit, masalah pencernaan dan penyakit lainnya.

"Jika sudah seperti ini, kami biasanya lebih dulu melakukan pengobatan terhadap penyakit ikutan pasien sebelum menangani masalah gizinya sebab kondisi penderita gizi buruk sangat sulit untuk diobati bila penyakit ikutan itu masih diderita," tukasnya.

Rahmat mengimbau kepada orang tua penderita gizi buruk untuk segera memeriksakan anaknya jika terdapat beberapa gejala penyakit tersebut segingga kondisinya tidak semakin parah dan sulit untuk ditangani. 
(T.KR-AHN/S016) 


Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar