Berita Terkait
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Pemkab Bantaeng, mulai menyalurkan bibit padi sebanyak 37 Ton bagi kelompok tani yang tergabung dalam sekolah lapangan pengelolaan tanaman terpadu (SLPTT).

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dispertanak Bantaeng Muchlis TR di Bantaeng, Senin, mengatakan, benih tersebut diterima dalam dua tahap. Untuk tahap pertama sebanyak 17 Ton dan tahap kedua 20 ton dari Pemerintah pusat.

"Semuanya untuk SLPTT yang ada di Bantaeng. Jumlahnya sebanyak 140 SLPTT, dan masing-masing akan mendapatkan bantuan sebanyak 25 Kg," ucap Muchlis.

Dengan adanya bantuan tersebut, pihaknya berharap akan mampu memenuhi target Pemkab Bantaeng yakni memproduksi Padi 50 Ribu Ton. Untuk jenis bantuan bibit tersebut merupakan padi jenis Ciliwung dan Impari.

Saat ini Bantaeng memiliki luas lahan sawah sekitar 7.200 hektare, menurun akibat alih fungsi sawah. "Rata-rata kami targetkan per-hektare sebanyak tujuh ton dari semua sawah yang ada di Bantaeng," ujarnya.

Tahun 2011, pihaknya hanya menargetkan lima ton/ha, sehingga Pemkab Bantaeng berusaha untuk melakukan peningkatan produksi padi. Untuk terus melakukan peningkatan produksi, pihaknya juga akan menguji coba padi lahan kering di beberapa kecamatan.

Staf Ahli bupati bidang pertanian Muchtar Nawir mengatakan, target tersebut diharapkan bisa tercapai, sehingga kebutuhan Bantaeng dan sekitarnya bisa terpenuhi.

"Target tersebut diharapkan bisa tercapai, dan kami akan terus berinovasi dalam peningkatan produksi padi," jelas Muchtar. (T.KR-MH/F003)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar