Makassar (ANTARA News) - Program Usaid "Prioritas" telah menjangkau 33.600 siswa di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Program baru yang diluncurkan di Makassar, Rabu, merupakan bagian dari program bantuan pendidikan Usaid senilai 83,7 juta dolar AS untuk meningkatkan kualitas pendidikan di 10 provinsi di Indonesia termasuk Sulsel.

"Usaid akan membantu SD, SMP dan Madrasah di Indonesia untuk mendapatkan akses pendidikan berkelas dunia," ujar Program Manajer Usaid, Ester Manurung.

Sebanyak 12 kabupaten dan kota yang ditunjuk di Provinsi Sulsel yaitu Bantaeng, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Enrekang, Luwu dan kota Palopo dan menjangkau sekitar 168 sekolah dan 33.600 siswa.

"Program ini tidak kaku, program yang kami lakukan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah. Diharapkan dengan begitu mutu pendidikan bisa meningkat," kata Chief of Party Usaid Prioritas Stuart Weston.

Bupati Pinrang Aslam Patonangi menyatakan apresiasinya terhadap program USAID yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Pinrang. "Kami sangat membuka tangan jika kami kembali ditunjuk untuk mendapatkan bantuan program Usaid Prioritas," katanya.

Bagi guru yang telah mendapatkan pelatihan dari Usaid, diharapkan mampu mereplikasi sistem pendidikan yang diberikan dalam pelatihan. Sebelumnya, Pinrang juga telah menjadi salah satu kabupaten yang ditunjuk dalam program Decentralized Basic Education (DBE).

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengatakan program yang ditawarkan Usaid diharapkan dapat menyentuh aspek-aspek yang dibutuhkan masyarakat. Apalagi pendidikan menjadi program yang diprioritaskan pemerintah provinsi.

Usaid Prioritas merupakan program kerja sama lanjutan dari program Decentralized Basic Education (DBE) yang telah berakhir.

Dalam kemitraan dengan pemerintah provinsi, Usaid Prioritas akan bekerja sama dengan para guru, kepala sekolah, komite sekolah dan siswa untuk menghadapi tantangan utama dalam menyediakan pemerataan akses pendidikan berkualitas dan meningkatkan profesionalisme guru.

Pasca berakhirnya program pendidikan DBE Usaid pada 2005-2011, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika melanjutkan kerjasamanya di sektor pendidikan melalui USAID Prioritas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Scot Marciel telah meluncurkan Usaid Prioritas pada 3 Oktober 2012 di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan mengundang seluruh gubernur dari provinsi mitra program Usaid Prioritas.

Sulsel merupakan salah satu dari tujuh provinsi yang menjadi mitra pelaksanaan program pada 2012-2017. Usaid Prioritas akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, universitas atau Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terpilih dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).
(T.KR-RY/Z003) 

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar