Berita Terkait
Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, merasa optimistis pendapatan perkapita masyarakatnya pada tahun 2012, mampu mencapai angka hingga Rp14 juta/tahun.

"Pada tahun 2011 yang lalu pendapatan perkapita masyarakat Mamuju telah mencapai angka Rp11.253.248/tahun dan tahun ini kita yakini tembus dengan angka kisaran Rp14 juta/tahun,"kata Bupati Mamuju, Drs.H.Suhardi Duka, MM dalam acara refleksi program pemkab Mamuju dalam mengawal Komitmen Lima Jilid II tahun 2012 di kantor bupati setempat, Kamis.

Menurutnya, income perkapita di Mamuju tumbuh signifikan walaupun sampai sekarang ini belum ada data resmi yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun demikian kata dia, berdasarkan hasil hitung-hitungan estimasi pemerintah daerah maka sangat diyakini pendapatan perkapita masyarakat di tahun ini akan menembus angka kisaran Rp14 juta/tahun.

"Pendapatan perkapita masyarakat Mamuju tahun 2011 sedikit melenceng dari target yang tertuang dalam RPJMD sebesar Rp12,7 juta. Tetapi estimasi kami tahun 2012 maka pendapataan perkapita itu bisa menembus angka yang diperkirakan,"ujarnya lagi.

Bupati menyampaikan, pendapatan perkapita masyarakat Mamuju masih jauh di bawah pendapatan masyarakat secara nasional sekitar Rp30,8 juta per tahun.

Ia mengatakan, pendapatan perkapita masyarakat Mamuju ini dihitung berdasarkan pendapatan domestik regional bruto (PDRB).

Oleh karena itu ia mengatakan, pemerintah di Mamuju akan berupaya meningkatkan pendapatan perkapita masyarakatnya hingga mencapai Rp16 juta pertahun pada tahun 2013 mendatang.

"Pemerintah dan masyarakat harus lebih giat melakukan pembagunan ekonomi agar pendapatan perkapita yang ditargetkan meningkat pada tahun 2013 itu dapat tercapai, paling tidak pendapatan perkapita masyarakat Mamuju dapat mendekati pendapatan perkapita masyarakat secara nasional," katanya.

Untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakatnya maka pemerintah di Mamuju akan berupaya mencapai target ekonomi pada tahun 2015 tumbuh hingga mencapai 12,59 persen.

"Sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) maka kita telah mematok ekonomi di Mamuju pada tahun 2015 bisa mencapai angka 12,59 peren,"katanya.

Ia menambahkan, angka pertumbuhan ekonomi di Mamuju dalam lima tahun terakhir cukup membaik. Pada tahun 2007 angka pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 7,96 persen kemudian pada tahun 2008, tumbuh menjadi 9,69 persen

"Jika kekayaan alam diberbagai bidang di Mamuju dapat dikelola dengan baik maka angka pertumbuhan ekonomi optimis akan dapat dicapai, disamping itu memaksimalkan pembangunan sektor jasa dan UKM di Kota Mamuju yang telah menjadi ibukota Provinsi sejak delapan tahun lalu," katanya. (T.KR-ACO/S006)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar