Mamuju (Antara News) - Pemprov Sulawesi Barat meminta agar pemerintah pusat bisa membangunkan terminal penumpang di Pelabuhan Belang Belang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.

Kepala Bidang Laut Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Sulbar Nicolas Terrano di Mamuju, Rabu, mengatakan bahwa pemerintah di sulbar meminta kepada pemerintah ditingkat pusat membangunkan terminal penumpang di pelabuhan belang belang Mamuju.

Sehingga ia mengatakan, pemerintah di sulbar sangat berharap pemerintah ditingkat pusat dapat membantu pemerintah di sulbar membangunkan terminal penumpang di pelabuhan Belang Belang Mamuju.

Ia mengatakan, terminal penumpang sangat dibutuhkan di pelabuhan Belang Belang Mamuju dalam rangka mendukung pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan pelabuhan melalui jalur laut.

"Sarana dan prasarana seperti terminal penumpang sangat dibutuhkan dalam rangka memaksimalkan pelabuhan Belang Belang Mamuju menjadi pelabuhan angkutan penumpang laut, fasilitas terminal itu akan memudahkan pengembangan pelabuhan Belang Belang Mamuju agar cepat berkembang nantinya,"katanya.

Menurut dia, pemerintah Sulbar sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) agar dapat membangun terminal penumpang di Pelabuhan Belang-belang Mamuju dan itu sudah disepakati dianggarkan melalui APBN.

"Pemerintah di Sulbar sangat berharap terminal penumpang itu dapat diwujudkan pembangunannya tahun ini,"katanya.

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar ingin agar pelabuhan belang belang Mamuju disinggahi kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia dalam rangka menjadikan pelabuhan belang-belang Mamuju menjadi pelabuhan penumpang antar pulau di Indonesia.

Sehingga terminal di Pelabuhan Belang belang Mamuju, harus dibangun guna mendukung rencana menjadikan pelabuhan itu menjadi pelabuhan penumpang.

"Pemerintah sangat yakin kalau terminal penumpang dibangun di pelabuhan belang belang Mamuju maka penumpang dari Sulbar yang akan menuju sejumlah daerah di Indonesia akan padat," katanya.

Menurut dia, selama ini penumpang di Sulbar masih menggunakan pelabuhan Makassar Provinsi Sulawesi Selatan jika akan melakukan perjalanan menuju sejumlah daerah di Indonesia seperti diPulau Jawa dan Kalimantan maupun di Maluku.

"Tentunya untuk menuju Makassar akan membutuhkan biaya yang besar bagi penumpang tersebut, sehingga kalau pelabuhan belang belang Mamuju difungsikan sebagai pelabuhan penumpang, maka akan padati penumpang, karena penumpang tidak perlu lagi ke Makassar ketika akan melakukan perjalanan antar pulau dengan menggunakan kapal Pelni," katanya.

Ia mengatakan, kapal Pelni dapat membuka rute pelayaran dari Pelabuhan Belang Belang Mamuju menuju Kota Pare-Pare dan Makassar Provinsi Sulawesi Selatan serta menuju Surabaya, Jawa Timur atau sebaliknya.(Editor : iskandar zulkarnaen)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar