Makassar (ANTARA Sulsel) - Pakar Bidang Ilmu Administrasi Publik Universitas Negeri Makassar Dr Ahmad Mappaenre menyatakan hasil survei menunjukkan kepala sekolah SMA di Makassar masih lemah dalam manajerial dan supervisi.

"Hasil survei penyebab menurunnya grafik peringkat kelulusan siswa SMA di Kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir, disebabkan oleh para kepala sekolah yang lemah dalam manajerian dan supervisi," katanya di Makassar, Minggu.

Menurut dia, kedua hal yang menjadi salah satu penyebab menurunnya tingkat kelulusan siswa SMA di Makassar itu, adalah lemahnya potensi kepala dalam pengelolaan menajemen sekolah dan pembinaan guru.

"Kondisi itu misalnya kinerja yang tidak maksimal, budaya dan iklim sekolah yang tidak kondusif dan inovatif, serta tidak adanya gairah dan kepuasan kerja guru dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dilansir dari Diknas Sulsel, peringkat kelulusan Siswa SMA cenderung mengalami penurunan di tingkat kabupaten/kota, sehingga pada periode 2012, Sulsel berada pada peringkat 17 dari 33 provinsi.

Data tersebut dapat dijadikan indikator betapa masih rendahnya mutu pendidikan di daerah ini, karena budaya organisasi yang ditunjukkan SMA di Makassar yang jumlahnya mendominasi siswa SMA di Sulsel, masih cukup memprihatinkan.

"Hal itu terjadi karena pihak sekolah kurang mendukung tuntutan pencapaian siswa untuk mandiri dan berprestasi," katanya.

Sementara ketika Ujian Nasional dan Ujian Sekolah digelar, masih ditemukan sejumlah pelanggaran terhadap norma dan nilai dalam menegakkan kebenaran sistem pendidikan. Fenomena itu terjadi hampir di semua daerah di Indonesia.

Karena itu, Ahmad mengatakan, sudah saatnya para kepala sekolah harus berperan sebagai "super leader" mengingat model manajemen

berbasis sekolah (MBS) saat ini harus menuntut kepala sekolah, guru dan staf sekolah untuk memiliki kemandirian dalam pengelolaan sekolah.

Editor : EM Yakub

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar