Berita Terkait
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Barat, mengaku cemas karena hingga kini belum menerima naskah Ujian Nasional (UN) dari Jakarta.

"Saya belum mengetahui apa penyebab sehingga naskah UN ke Sulbar belum tiba. Padahal, pelaksanaan ujian akan digelar pada 15 April 2013. Praktis tinggal lima hari lagi pelaksanaan ujian berlangsung,"kata Kepala Dikbud Sulbar,. Mulyadoi Bintaha di Mamuju, Rabu.

Menurutnya, jika naskah UN belum tiba hingga dua hari kedepan maka pelaksanaan UN di Sulbar terancam molor dari jadwal.

"Distribusi naskah UN merupakan kewenangan pemerintah pusat. Makanya, kami perintahkan pejabat kami untuk berkoordinasi terkait naskah UN yang belum tiba di Mamuju,:ungkapnya.

Ia menyampaikan, biasanya naskah UN ini telah terdistribusi ke kabupaten sepekan sebelum UN digelar. Tetapi kali ini ada hal yang berbeda sehingga naskah UN hingga kini belum diterima.

"Kami khawatir ada kendala dalam sistem pengiriman. Apalagi, pelaksanaan UN ini bukan hanya dilaksanakan di Sulbar tetapi juga berlaku bagi daerah lain,"ungkapnya lagi.

Mulyadi yang juga ketua PGRI Sulbar ini menyampaikan, pada pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu telah disepekati biaya pengiriman paket naskah UN masing-masing kabupaten di seluruh Indonesia ditanggung oleh Kemendikbud.

"Kita berharap ada titik terang bisa kami dapatkan pemicu terhambatnya pengiriman naskah UN ke daerah,"tuturnya.

Ia menyampaikan, terhambatnya naskah UN ini kemungkinan besar juga terjadi sebagian daerah lain yang ada di Indonesia.

"Kita tidak tahu apakah cuma Sulbar yang belum menerima atau juga termasuk daerah lain. Tetapi apa pun alasannya, naskah itu tidak boleh terlambat karena akan mempengaruhi segala persiapan panitia,"katanya.

Bukan hanya itu kata dia, persiapan siswa pun akan menjadi terganggu jika jadwal pelaksanaan UN bergeser dari jadwal yang semula ditetapkan.

Mulyadi menyampaikan, proses distribusi naskah UN khususnya di Sulbar bukan perkarah muda sebab masih banyak daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan seperti sebagian sekolah ke wilayah kecamatan Kalumpang maupun ke daerah kepulauan Bala-Balakang.

"Pengalaman selama ini, butuh waktu dua sampai tiga hari untuk distribusi naskah ujian ke sekolah-sekolah, terutama yang berada di pedalaman,"ungkap Mulyadi.

Editor : M Taufik


Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar