Mamuju (ANTARA Sulsel) - Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Hajrul Malik meminta warga di Kota Mamuju agar mewaspadai terjadinya kebakaran di wilayah itu.

"Sejak kemarau terjadi dalam enam bulan terakhir musibah kebakaran menjadi sangat rentang terjadi di wilayah ini,"kata, Hajrul legislator PKS di Mamuju, Minggu.

Hajrul yang juga seorang tokoh agama di Mamuju mengatakan, telah terjadi beberapa kasus kebakaran di wilayah ini seperti kebakaran Hutan di Kelurahan Rangas yang jumlahnya mencapai ratusan hektare, dan beberapa kebakaran di Kota Mamuju yang meskipun masih sempat dikendalikan oleh pemadam kebakaran dibantu warga.

"Tetapi kebakaran yang barusan terjadi tadi, di Lingkungan Padang Baka yang menghanguskan tiga ruma hendaknya menjadi contoh, dan harus menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa kebakaran itu begitu mengancam,"ujarnya.

Karena kata dia, disaat musim kemarau seperti ini api begitu cepat menjalar dan susah untuk dikendalikan karena disamping angin kencang persediaan air juga kurang.

Oleh karena itu ia meminta agar warga di Mamuju mewaspadai terjadinya kebakaran dan menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan kebakaran.

Ia meminta warga tidak membakar sampah sembarangan dan menyalakan kompor kemudian ditinggalkan begitu saja.

Selain itu mewaspadai tegangan tinggi pada arus listrik karena dapat menimbulkan tegangan arus pendek listrik yang menimbulkan kebakaran.

"Kebakaran selain menimbulkan kerugian materil juga dapat mengancam keselamatan jiwa hingga harus diwaspadai, bukan hanya di Kabupaten Mamuju tetapi juga terjadi di Kabupaten lain di Sulbar seperti di Kabupaten Majene yang meludeskan tiga rumah warga dan juga seluruh wilayah indonesia.

(T.PK-MFH/S016)

COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar