SMA/SMK Ikut Kemah Seni Budaya Bantaeng
Sabtu, 28 Januari 2012 06:23 WITA
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Sebanyak delapan sekolah menengah tingkat atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) se Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengikuti Kemah Seni Budaya Bantaeng.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Marina Korong Batu hingga 29 Januari 2012 itu dibuka Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Jumat.
Kemah Seni Budaya juga menjadi cikal bakal penyelenggaraan Festival Budaya Butta Toa pada Desember mendatang itu diwarnai seminar, work shop musik, lomba serta pentas seni, kata Ketua Penyelenggara Fandi Amarta.
Dekan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Kartajayadi M.Sn berharap kegiatan ini dikembangkan dan lebih banyak menggali kekayaan potensi budaya lokal.
"Mungkin ada kajian teoritik disertai permainan tradisional yang melekat di tengah masyarakat maupun yang sudah mulai pudar seperti dolangan anak, lagu pengantar tidur dan berbagai kekayaan seni budaya kita," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan cara terbaik untuk menggali lebih banyak kekayaan kita, terlebih bila bisa diwujudkan dalam bentuk festival budaya, akan banyak orang yang akan berkunjung ke daerah ini.
Dekan Fakultas Seni dan Desain itu juga berharap mahasiswanya memfasilitasi kegiatan budaya di daerah sehingga kekayaan budaya bangsa kita semakin dikenal luas.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah juga mengemukakan harapannya kepada mahasiswa yang mengambil bagian dalam kegiatan Kemah Seni Budaya ini untuk bersama-sama masyarakat menggali potensi yang masih banyak.
Selain fasilitas wisata pantai yang menjadi tempat kegiatan ini, Bantaeng juga memiliki potensi wisata agro di kawasan pegunungan.
Di kawasan tersebut terdapat pengembangan tanaman apel dan strawberry serta bunga. Di kawasan Pantai Marina Korong Batu juga segera dilengkapi berbagai fasilitas penunjang baik dalam bentuk hotel, fasilitas olahraga tenis, dan lainnya. (T.KR-DF/F003)